8.1. Apa Itu Retargeting
Retargeting adalah strategi menampilkan iklan kepada orang yang sebelumnya sudah berinteraksi dengan bisnis. Mereka bisa berupa pengunjung website, penonton video, pengikut media sosial, atau leads yang belum membeli.
Karena audiens sudah mengenal brand, retargeting sering memiliki peluang konversi lebih tinggi dibandingkan iklan ke audiens baru.
8.2. Segmentasi Audiens Hangat
Tidak semua audiens hangat memiliki nilai yang sama. Pengunjung halaman harga biasanya lebih dekat ke keputusan dibandingkan orang yang hanya melihat satu konten edukasi.
Buat segmentasi berdasarkan perilaku: page view, add to cart, form start, video view, engagement Instagram, atau chat WhatsApp. Segmentasi ini membantu pesan iklan menjadi lebih relevan.
8.3. Pesan Berdasarkan Tahap
Audiens yang baru mengenal brand bisa diberi edukasi lanjutan. Audiens yang sudah melihat produk bisa diberi testimoni atau studi kasus. Audiens yang hampir membeli bisa diberi penawaran atau reminder.
Kesalahan umum adalah menampilkan pesan yang sama untuk semua orang. Retargeting yang baik mengikuti tahap customer journey.
8.4. Frekuensi dan Durasi
Frekuensi terlalu tinggi dapat membuat audiens merasa terganggu. Durasi audiens juga perlu disesuaikan dengan siklus pembelian. Produk impulse buying mungkin cukup 7 sampai 14 hari, sedangkan jasa bernilai besar bisa membutuhkan 30 sampai 90 hari.
Pantau frekuensi, CTR, dan komentar negatif. Jika performa menurun, ganti creative atau perbarui penawaran.
8.5. Contoh Strategi
Untuk bisnis jasa, retarget pengunjung halaman layanan dengan studi kasus dan ajakan konsultasi. Untuk e-commerce, retarget add to cart dengan reminder manfaat produk dan promo terbatas.
Untuk edukasi brand, retarget penonton video 50% dengan konten lanjutan atau lead magnet. Tujuannya adalah membawa audiens dari sekadar tertarik menjadi siap bertindak.
Konsultasi Iklan Digital
Jika Anda ingin menjalankan iklan digital dengan strategi yang lebih terarah, Growthive Media dapat membantu menyusun campaign, membuat struktur iklan, melakukan optimasi, dan membaca performa berdasarkan data.